Wisuda 769 Sarjana,Rektor Uniflor: Hidup Kita Diibaratkan Handphone

Oasepapua.id- Kurang lebih 769 mahasiswa Universitas Flores (Uniflor) mengikuti upacara wisuda, di Auditorium H.J Gadi Djou, Ende NTT, Sabtu, (12/10/2019).

Ratusan mahasiswa yang akan diwisuda Tahun Akademik 2018/2019 periode Oktober 2019 ini berasal dari 14 program studi di 6 Fakultas.

Rektor Uniflor Simon Sira Paji, dalam sambutan mengatakan Universitas Flores Tahun ini kembali wisudakan 769 sarjana baru setelah diyudisium oleh Dekan Fakultas masing-masing.

Lanjut Simon untuk menjadi seorang sarjana di era revolusi industri 4.0 adalah hal yang tidak mudah. Dimana di era yang serba canggih ini ritme kehidupan menjadi sangat cepat, serta inovasi-inovasi dalam segala bidang kehidupan bermunculan setiap saat.

“Hidup kita ini diibaratkan Handphone, hari ini muncul versi baru, besok muncul versi berikutnya,” Ujar Simon.

Dalam situasi kehidupan seperti ini, seorang sarjana harus memiliki prinsip sendiri yakni serjana dituntut untuk mampu berdiri tegak memegang prinsip hidup dan tidak hanyut dalam gelombang kemajuan zaman yang datang bertubi-tubi.

“Dengan sebaliknya seorang sarjana harus memanfaatkan momentum ini untuk menghasilkan inovasi-inovasi sendiri.” Tambah Simon.

Selain itu, seorang sarjana dituntut untuk tidak menolak perubahan-perubahan yang terjadi tetapi tidak berpegang teguh pada kebijakan-kebijakan lokal yang ada di dalam masyarakat.

“Inilah prinsip yang harus kita pegang menjadi seorang mediator budaya, harus mampu menyerap apa yang datang dari luar sambil dan mengangkat apa yang ada di dalam masyarakat,” Tegasnya

Dikesempatan ini, mewakili almamater Simon mengucapkan selamat jalan kepada sarjana baru.

Selain itu, Senada dengan Simon, Kepala Lembaga Layanan Pendididikan Tinggi wilayah VIII, Nengah Dasi Astawa mengatakan bahwa menjadi seorang sarjana harus mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Serjana itu harus berkreasi, jangan cengeng harus punya sikap dan kepribadian untuk bangkit, ” Ucapnya.

Sebagai generasi penerus, seorang sarjana jangan mudah menyerah dan pasrah, “sukses itu mudah hanya menghapus 1 kata yaitu malas dengan segera menghapus 1 kata maka hidup kalian sukses,” Bebernya.

Dengan lahirnya serjana baru dari Uniflor, akan manjadi contoh dalam bermasyarakat. Menghasilkan sarjana yang berkualitas adalah modal dasar pembangunan baik itu lingkungan keluarga, Daerah, Bangsa dan Negara.

Turut hadir acara rapat terbuka senat Unflor ini Bupati Ende Drs.H. Djafar H. Ahmad,M.M, Kepala Lembaga Layanan Pendididikan Tinggi wilayah VIII Prof.Dr.I Nengah Dasi Astawa, M.Si, DPD RI Angelius Wake Kako,S.Pd.,M.Si., Ketua Yapertif DR.L.D. Gadi Djou dan Para Forkopimda Kabupaten Ende. (PbE)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.