Warga Segun Dihebohkan Penemuan Mayat Laki-Laki Mengapung di Sungai

Oasepapua.id– Warga Kampung Gisim Distrik Segun Kabupaten Sorong, dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki mengapung di sungai. Kondisi tubuh mayat yang sudah membengkak ini, pertama kali diketahui oleh dua orang pekerja kayu pada Selasa (26/11/2019) lalu, ketika hendak mengirim bahan makanan untuk rekannya di Kampung Gisim.

Ipda Amiruddin, Paur Humas Polres Sorong, dalam siaran persnya yang diterima Media ini Kamis (28/11/2019) malam menjelaskan, kronologis kejadian ini berawal ketika Rusman, 45, warga Jalan Pendidikan KM 8 Kota Sorong, bersama dengan Atir, 30, warga SP II Kelurahan Mariyai Distrik Mariat Kabupaten Sorong, hendak mengirim bahan makanan(Bama) untuk rekannya yang bekerja sebagai operator pengolah kayu di Kampung Gisim.

Masuk ke lokasi hutan tempat pengolahan kayu, keduanya menggunakan longboat. Sekitar 200 meter dari camp di temukan mayat laki-laki yang terapung di sungai.

” Kemudian saksi mengikat korban tersebut menggunakan tali rotan, lalu kembali ke distrik saigun untuk melaporkan ke polsek seget ” Jelas Amiruddin.

Selanjutnya, anggota polsek meminta bantuan kepada piket reskrim  Polres Sorong. Mendapat laporan itu, Unit Identifikasi Reskrim Polres, Kanit Reskrim Polsek Seget, anggota Pospol Segun, Kadistrik Segun dan Babinsa, menuju ke TKP melalui Modan Pantai dengan menggunakan longboat.

Evakuasi Mayat mengapung disungai. Ft. Istimewa.

Di TKP, tim langsung mengevakuasi tubuh korban yang telah membusuk untuk dibawa ke Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong. Kondisi ini yang menyulitkan tim mengenali wajahnya. Untuk mencari identitasnya, tim berkoordinasi dengan Polsek Beraur terkait ciri-ciri korban, yang sebelumnya menginformasikan adanya orang hilang.

“Ketika di rumah sakit, ada orang yang mengaku keluarga korban, setelah melihat pakaian yang digunakan korban ini dan mengenali ciri-ciri fisiknya,” katanya.

Orang yang mengaku sebagai keluarga korban ini, memastikan jenazah tersebut adalah Saikin, 59 tahun, warga SP 5 Kampung Marik May Distrik Malabotom Kabupaten Sorong.  Korban ini sudah seminggu sebelumnya, dilaporkan hilang karena tidak kembali ke rumah setelah pergi mencari sapi di hutan SP 5 Klamono. “Keluarga korban mengenali dari pakaian dan jari kakinya yang bengkok,” tuntasnya (Pbe)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.