Tiga Unsur Pimpinan DPRD Definitif Kota Sorong Dilantik, Ketiganya OAP

Oasepapua.id  Setelah melalui berbagai proses. Akhirnya tiga unsur Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong masa jabatan (2019-2024) resmi di kukuhkan, pada Rapat Paripurna  yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sorong. Senin  (18/11/2019) pagi.

Adapun tiga orang unsur pimpinan tersebut merupakan Orang Asli Papua(OAP) yaitu, Pertonela Kambuaya dari Partai Golongan Karya sebagai Ketua,  Melkianus Howay dari Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua I dan Elisabet Nauw dari PDIP sebagai Wakil Ketua II.

Pengambilan sumpah jabatan ketiga unsur pimpinan definitif itu dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B Sorong, Masduki dan disaksikan Wali dan Wakil Wali Kota Sorong,  serta seluruh anggota dewan dan Pimpinan OPD.

Pengucapan Sumpah/Janji Jabatan Tiga Unsur Pimpinan DPRD Kota Sorong.

Usai pelantikan, Ketua DPRD kota Sorong Petronela Kambuaya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari partai pengusung pimpinan DPRD, rekan sesama anggota DPRD Kota Sorong, masyarakat hingga jajaran Pemerintah diwilayah tersebut. Kepercayaan ini, ujarnya, sebuah amanah yang harus dipikul dan dijalankan oleh pihaknya sebagai pimpinan DPRD  lima tahun kedepan.

“Kami menyadari ini tidak ada artinya, apabila tidak didukung oleh semua pihak. Oleh sebab itulah kami sebagai unsur pimpinan DPRD memohon dukungan semuanya, agar amanah yang dipercayakan ini, bisa kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar

Ia beserta para wakil-wakil ketua mengajak seluruh anggota untuk merapatkan barisan untuk bersama sama mengemban amanat rakyat yang sudah diberikan.

“Setelah ini kami akan buat peraturan daerah sesuai kondisi di daerah dan kami akan terjun ke konstituen untuk menimba aspirasi masyarakat dan tentunya dibantu oleh pemerinah daerah, “kata Petronlea

Ditanyakan program kedepan Kata Dia , pihaknya hanya mengikuti program pemerintah. Sebab DPRD hanya mendukung sepenuhnya program pemerintah dan juga membuat produk Perda serta melakukan pengawasan.

“Kami siap melakukan fungsi pengawasan, program mana yang di perioritaskan oleh pemerintah kami akan dukung, “jelas Petronela.

Selain itu, terkait Perda yang sudah ditetapkan pada periode sebellumnya akan di revisi ulang. Perda yang akan diangkat kembali adalah Perda yang benar-benar menyentuh masyarakat.

“Yang kita perioritaskan adalah penanganan sampah, pembangunan dasar seperti drainase, perda Miras, itu yang tetap kita pertahankan. Kita akan tambah lagi perda aibon karena menggangu masyarakat dan merusak kesehatan anak-anak dibawah umur,”Tuntasnya.(Pbe)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.