Soal Pimpinan DPRD Kota Sorong, Lambert :  Kembalikan Kepada Internal Partai

Oasepapua.id- Dalam menanggapi berbagai tuntutan agar pimpinan DPRD kota Sorong periode 2019-2024 harus Orang Asli Papua (OAP), ketua partai Golkar Kota Sorong yang juga saat ini menjabat sebagai Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM menyatakan semua keputusan merujuk pada Undang-undang dan dikembalikan kepada internal partai yang menentukan.

“Jadi saya pikir soal hal pimpinan DPRD itu sudah masuk pada masalah Aturan. Kan ada Undang-undang Pemilu yang mengatur tentang pelaksanaan pemilu sampai pada perolehan kursi. Kemudian yang menjadi pimpinan itu tidak mungkin semua partai. Jadi apa kata regulasi ya kita ikuti dan keputusanya ada pada internal partai,” ujarnya saat di konfirmasi di kantor Wali Kota sorong, Selasa (24/7).

Kata dia, Pihaknya mengaku sejak dari penetapan perolehan suara dan sampai pada penetapan kursi tidak ikuti dengan baik, sehingga adapun sampai hari ini pihaknya belum mendapatkan laporan secara terperinci.

Jadi menurut dia, dari hasil pemuli tahun ini, semua partai pasti menang. Namun dari sekian jumlah partai, ada satu yang pasti unggul dan mendapat perolehan kursi terbanyak. Sambung dia, dan di dalam pemenang itu, pastilah yang akan mengambil alih pimpinan di DPRD.

“Sehingga sejauh ini di Kota Sorong yang diketahui bahwa Partai Golkar yang akan menang, maka tentunya kursi pimpinanlah yang akan diambil alih golkar. Dan keputusan untuk siapa pimpinannya akan kembali merujuk pada Undang-undang dan kenijakan partai,” tuntasnya.(PBE)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.