Saksikan Latihan TNI, Bupati Timika : Ada Yang Ganggu Daerah Ini Dengan Sendirinya Mundur

Oasepapua.id Sebanyak 156 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 330/Tri Dharma, Cicalengka, Jawa Barat, sukses melaksanakan terjun payung dari langit Timika, Papua, Jumat (29/11). 

Penerjunan yang merupakan bagian dari latihan kesiapsiagaan itu disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, dan Kepala BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan. 

Sementara itu, Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang juga hadir menyaksikan, mengaku bangga TNI bisa hadir unjuk kekuatan sebagai patriot bangsa yang siap mempertahankan kedaultan negara di ujung timur Indonesia. 

“Semua orang akan melihat ini takut, kagum dan bangga. Kalau ada orang yang mau ganggu daerah ini, dengan sendirinya akan mundur melihat kekuatan yang begitu luar bisa,” katanya seperti di Kutip SeputarPapua.com

Bupati Eltinus mengingatkan, jangan lagi ada pihak-pihak yang berani merongrong kedaulatan negara khususnya di wilayah Kabupaten Mimika, sebab tentu saja akan berhadap dengan TNI dan Polri. 

“Saya sebagai pemerintah daerah bangga supaya jangan ada pihak-pihak lain yang tidak menginginkan kehadiran pemerintah, tidak boleh lagi mengganggu daerah ini,” katanya lagi. 

Panglima TNI, kata Eltinus, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan program rutin Mabes TNI yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh daerah di Indonesia secara bergantian. 

Dengan demikian, Eltinus mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apalagi merasa takut melihat kedatangan prajurit TNI di Timika dalam melaksanakan latihan hingga 10 Desember. 

‘Jadi bukan kali ini saja, tetapi setiap tahun digelar dan bukan hanya di Timika. Jangan orang pikir ini ada apa, ini memang latihan rutin TNI,” jelasnya. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, penerjunan statis dengan pesawat Hercules ini dalam rangka latihan kesiapsiagaan operasi (LKO) di seluruh Komando Utama Operasi (Kotama). 

“LKO dilaksanakan setiap tiga bulan, karena masing-masing Kotama memiliki rencana kontijensi. LKO dilaksanakan untuk uji rencana operasi tersebut,” kata Panglima.

Pada September 2019 lalu, juga dilaksanakan penerjunan pasukan di Jayapura dalam rangka latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC). 

Latihan serupa juga dilaksanakan pada 2018 di tiga trouble spot berbeda yaitu di Timika, Morotai dan Pulau Selaru dalam waktu bersamaan dan melibatkan seluruh unsur TNI tiga matra. 

Hal ini ditujukan untuk menguji interoperbility technology pada sistem informasi terpadu pertahanan Negara. (Sumber Seputarpapua.com.) Red004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.