RI Tuan Rumah Piala Dunia U-20, FIFA Berikan Jokowi Jersey Nomor 21, Apa Maknanya?

Oasepapua.id- Sejumlah Pemimpin negara ASEAN berpose dengan mengangkat jersey biru dari FIFA yang berlatarkan nomor punggung beserta nama masing-masing di sela-sela KTT ke-35 ASEAN.

Nomor punggung yang diberikan kepada tujuh  pimpinan Se ASEAN berbeda dengan negara lainnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat nomor punggung 21 sedangkan Pimpinanan lainnya mendapatkan jersey dengan nomor punggung 9, sementara dua lainnya tampak mengangkat nomor punggung 10.

Namun, nomor punggung berbeda terlihat pada jersey yang diangkat oleh Presiden Joko Widodo. Satu-satunya perbedaan nomor tersebut sempat menjadi tanda tanya di antara para pemimpin negara ASEAN yang ada di atas panggung.

Salah seorang delegasi FIFA yang hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan nomor punggung 9 diperuntukkan bagi para kepala pemerintahan. Sementara nomor punggung 10 diberikan kepada para kepala negara.

Khusus untuk Presiden Joko Widodo, diberikan nomor punggung 21 dengan makna keberhasilan Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia di bawah usia 20 pada tahun 2021 mendatang.


Momen tersebut merupakan bagian dari acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ASEAN dan FIFA yang dilaksanakan di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11).

MoU tersebut berbicara tentang pengembangan dan peningkatan sepak bola dengan tujuan mendorong pembangunan sosial serta gaya hidup sehat di kawasan. Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Dato’ Lim Jock Hoi dan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara singkat menjelaskan ada empat bentuk kerja sama yang akan dilakukan antara ASEAN dengan FIFA. Kerja sama tersebut adalah mempromosikan sportifitas, pengembangan olharaga, sekolah sepak bola, dan pembangunan karakter profesional.

“Yang pertama adalah promotion of sport integrity, yang kedua adalah sport for development, yang ketiga adalah FIFA football for school programme, dan yang keempat adalah professional capacity building,” ujar Retno, dalam keterangan tertulis Biro Sekretariat Presiden, Minggu (3/11/2019). (Red004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.