Pemprov Papua Usulkan Penambahan Polres Dan Kodim

Oasepapua.idWakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta bantuan Komisi I DPR RI untuk mendorong pembentukan polres dan kodim di seluruh kabupaten di Papua, terutama di daerah konflik.

“Komisi I DPR RI diharapkan bisa bicara dengan Kapolri dan pihak yang berkompeten dalam keamanan di Papua,” jelasnya, saat melakukan tatap muka dengan Komisi I DPR RI di Kantor Gubernur Papua, Jumad kemarin

Klemen meyakini kehadiran Polres sangat dibutuhkan di setiap Kabupaten di Papua.

“Ini untuk menjaga keamanan, maka polisi harus hadir dalam jumlah dan kapasitas yang cocok sesuai  dengan status daerah itu sebagai kabupaten. Sehingga kalau ada situasi keamanan yang terganggu, kita bisa langsung meminimalisir situasi yang terjadi,” kata Klemen di Jayapura,

Klemen mengaku keinginannya tersebut sangat beralasan. Jika ada kejadian di wilayah Papua, pihak TNI bisa dengan segera mem-back up Polri sehingga tidak perlu lagi menunggu bantuan pasukan dari luar.

“Kondisi goegrafis di Papua sangat berbeda dengan beberapa wilayah di Indonesia. Di Papua untuk menjangkau kabupaten satu dengan kabupaten lainnya harus menggunakan pesawat terbang. Jadi saya rasa penambahan pos kemanan perlu, sehingga dapat menindak kejadian tanpa harus menunggu bala bantuan,” jelas Klemen.

Klemen berharap permintaan adanya Polres dan Kodim tambahan bisa ditanggapi dengan cepat oleh Kapolri dan Panglima TNI. Klemen memastikan kehadiran Polres dan Kodim tambahan bisa mempercepat penanganan kejahatan atau pencegahan kejahatan di wilayah Papua dan sekitarnya.

“Suka tidak suka harus dibangun di 29 kabupaten/kota di Papua. Karena ini bersifat teritorial day to day. Kalau kemarin itu kejadiannya ( kerusuhan wamena) situsional,” ungkap Klemen.

Sementara Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, mengatakan Kapolri telah menyetujui pembentukan lima polres dan akan mulai dibangun pada 2020. Lima Polres tersebut berada di Kabupaten pemekaran yang rawan konflik terutama konflik bersenjata, antara lain; Polres Nduga, Puncak, Yalimo, Intan Jaya, dan Deiyai.

“Ini juga untuk mendukung pelayanan pengamanan kepada masyarakat, menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah itu,” kata Paulus.( sumber.medcom.red 004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.