Pemeriksaan Terhadap Temuan PAD Kota Sorong, Masih Tunggu BPKP

Oasepapua.id – Dari hasil monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) bulan Oktober 2019 lalu, atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Sorong, yang dinilai tidak mencapai target dan ada temuan kebocoran PAD, KPK merekomendasikan kepada pihak Inspektorat Kota Sorong untuk segera mengaudit instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah.

Namun dalam perkembangan hingga saat ini belum ada tanda-tanda pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak inspektorat terhadap Instansi terkait.

Kepala inspektorat Kota Sorong, Abdul Rahim Oeli saat di wawancara awak media di kantor Wali Kota, Rabu (15/01/2020), menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut saat ini masih terkendala waktu koordinasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), karena pemeriksaan tersebut harus ada pendampingan oleh BPKP.

“Hingga sampai akhir tahun 2019 lalu kita tidak sempat lakukan audit karena kita terbentur jadwal dengan BPKP, padahal kita dari inspektorat sudah menganggarkan untuk melakukan audit, tetapi karena harus ada pendampingan oleh BPKP dan di tengah kesibukan padat mereka, maka anggaran yang ada juga sudah kita kembalikan, sambil menunggu koordinasi,” jelasnya.

Pada intinya, lanjut dia, dari hasil temuan dan rekomendasi oleh KPK terhadap pihaknya sebagai inspektorat tetap akan melakukan audit penuh terhadap Instansi terkait, namun semua harus berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku bahwa melibatkan BPKP untuk mendampingi langsung.

“Jadi kita tinggal menunggu koordinasi saja dengan Pihak BPKP, apabila ada waktu, tetap kita akan lakukan pemeriksaan, sehingga yang masih kendala saat ini hanya koordinasi waktu saja, karena di awal tahun ini juga jadwal BPKP masih padat,” terangnya.(PBE)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.