Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Di Sorong Sepasang Kekasih, Cowoknya Residivis

Oasepapua.id-  Dua pelaku yang menganiaya Junaidi Manuama (20), warga jalan Sawo kompleks Navigasi Kota Sorong hingga tewas pada Jumat (1/11) lalu telah diamankan. Kedua pelaku masing-masing  brinisial IR dan TS merupakan sepasang Kakasih.

Kedua tersangka sebelumnya kabur dan meninggalkan kota Sorong hingga akhirnya ditangkap di kota Tual, Provinsi Maluku Tenggara, tepatnya di asrama Kodim pada jumat, (22/11).

Kanit Reskrim Polsek Sorong Barat, Ipda Rifka mengatakan bahwa salah satu tersangka, yakni IR  merupakan residivis kasus pencurian dan kekerasan serta kasus penganiayaan.

“Yang bersangkutan (IR) merupakan residivis dan banyak laporan polisinya di Polsek Sorong barat. Ada kasus 365 (Pencurian dan Kekerasan) ada juga kasus 170 (Penganiayaan),”kata Rifka saat menggelar press release di Mapolres Sorong Kota, Jumat (06/12).

Dijelaskannya, awalnya korban bersama 4 rekannya mengendarai dua sepeda motor melewati jalan jenderal Sudirman dan bertemu dengan tersangka TS yang berada di pinggir jalan.

“Salah satu rekan korban kemudian menggoda tersangka TS dan didengar oleh tersangka IR. Karena tidak terima, tersangka IR dan TS mengejar korban dan keempat rekannya. Setibanya di halte Doom antara korban serta keempat rekannya terlibat perkelahian dengan tersangka IR, “jelas Rifka.

Lanjut Rifka, pada saat terjadi perkelahian, tersangka IR terjatuh dan korban bersama empat rekan lainnya mencoba melarikan diri. Namun saat mencoba melarikan diri, tersangka TS melempar lampu sorot kearah korban hingga mengenai kepala korban hingga menyebabkan luka pada bagian kepala korban.

“Selanjutnya korban bersama Joshua melarikan diri ke pertigaan waigeo dan diikuti oleh kedua tersangka. Namun korban terpisah dengan temannya kemudian  melompat dari motor dan lari ke arah jalan pulau Pisang,”terang Rifka.

Tersangka IR yang tidak ingin korban lepas begitu saja terus mengejar korban dan berhasil menikamnya dari arah belakang. Korban yang berusaha melawan kemudian dibanting ke tanah oleh tersangka IR. Setelah itu IR menaiki tubuh korban dan menikamnya sebanyak 20 kali dengan menggunakan badik hingga korban tidak bernyawa lagi.

“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat (2) ke 3 atau pasal 170 ayat 1 dan atau pasal 351 ayat (3) atau pasal 351 (1) KUHP,”pungkas Rifka.(pbe)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.