Mantan Walkot dan Wawakot Sorong Kembalikan Mobil Dinas ke BPKAD

Oasepapua.id– Mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong mengembalikan kendaraan dinas ke Badan Pengelolahan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sorong, Senin (5/8).

Pantauan media ini, pengembalian 2 unit mobil dinas dari mantan Wali Kota dan satu unit mobil dinas dari mantan Wakil Wali kota penyerahan diterima oleh Asisten III, Sekda Kota Sorong, Rudi R. Laku yang di didampingi kepala BPKAD Kota Sorong, Hanock Talla.

Kepala BPKAD Kota Sorong Hanock Talla, mengatakan pengembalian mobil dinas tersebut berdasarkan hasil pertemuan dengan KPK bidang pencegahan pada beberapa tanggal 29 sampai 30 Juli, agar mobil dinas yang dipakai oleh mantan pejabat di lingkungan Kota Sorong untuk mengembalikan aset Negara.

“Hari ini mantan Wali Kota dan ibu mantan Wakil Wali Kota serahkan mobil dinas dengan masing-masing 2 unit mobil 1 Ford mobil dan 1 mobil Fortuner dari mantan Wali Kota kemudian untuk Ibu Wakil kita tarik juga satu unit kendaraan bermerek Nissan trail”, Ungkap Hanok usai penyerahan mobil dinas di Kantor BPKAD siang tadi.

Kepala BPKAD Kota Sorong Hanock Talla, FT.Paschal

Menurutnya, penarikan Mobil plat merah tersebut dilakukan sejak sejak tanggal 30 Juli 2019 kemarin sebanyak 11 unit. sehingga pihak BPKAD juga sudah melakukannya dengan baik dan sejauh ini sudah berhasil menarik 14 unit kendaraan dinas yang termasuk kendaraan dinas mantan Wali kota dan Wakil Wali Kota Sorong.

Dikatakannya, untuk kendaraan dinas baik roda dua maupun empat masih banyak yang belum diserahkan. 

“Untuk Jumlah kendaraan dinas lebih banyak adalah kendaraan roda dua, dan ini agak kesulitan menginfentarisir karena ada beberapa ASN yang sudah mutasi antar pemerintah daerah sehingga ini butuh waktu,” Lanjutnya

Dengan hal ini, Dirinya berharap bahwa seluruh pejabat dan juga ASN di lingkup pemerintah kota Sorong yang hingga saat ini masih memiliki atau menguasai lebih dari satu kendaraan dinas, agar segera melaporkan kepada kami di BPKAD selaku pengelola barang milik daerah yang kemudian juga kami akan melaporkan secara berjenjang baik kepada Ibu Sekda selaku penanggung jawab tapi juga kepada wali kota. Selain itu, pihaknya akan meneruskan laporannya kepada KPK secara khusus bidang pencegahan di Provinsi Papua Barat.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Wakil Wali Kota Sorong, Baesara Wael yang menyerahkan langsung kendaraan dinasnya mengatakan sebagai warga negara ketika ada aturan dan pemerintah yang disampaikan wajib taat akan hukum. Setelah mendapatkan informasi dengan sendirinya datang untuk menyerahkan langsung aset pemerintah daerah berupa mobil dinas yang digunakannya kurang lebih 12 tahun lamanya sejak menjabat sebagai wakil wali kota Sorong periode 2007-2012.

Ia mengaku sejak jabatanya selesai, berdasarkan aturan pejabat yang menggunakan kendaraan dinas diatas 5 tahun harus bisa mengajukan dum atau pemutihan dan pihaknya telah mengajukan hal itu, namun prosesnya menunggu sampai saat ini belum ada kejelasan, dan ternyata di tahun 2019 ada aturan yang menghendakan pengembalian maka tentunya sebagai mantan pejabat harus taat terhadap aturan tersebut.(PBE)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.