Lindung Kekayaan Intelektual Perempuan NTT, Bapemperda Dorong Lahir Perda Tenun Ikat

Oasepapua.id– Memandang Pentingnya untuk melindungi kekayaan intelektual kaum perempuan Nusa Tenggara Timur terutama tenun ikat, Badan Pembentukan Daerah mengagendakan akan mendorong lahirnya perda tenun ikat, Jumad, (11/10/2019)

Hal ini dikarenakan, Bapemperda melihat di era modernisasi, kekayaan intelektual perempuan NTT yang diwarisi pendahulu (nenek moyang) mulai ditinggalkan, sebab kaum perempuan tidak lagi tertarik untuk melakukan kerajinan tangan tersebut. Maka dari itu, perlu pihak Bapemperda untuk ambil tindakn dalam menyelamatkan kekayaan intelektual sebelum benar-benar punah.

Eman Kolfidus Kepala Bapemperda NTT saat di temui media nttonline mengatakan di era globalisasi yang begitu cepat, kekayaan intelektual perempuan, hampir punah maka pihaknya akan mendorong untuk lahirnya perda.

Pada era sebelumnya, lanjut Politisi PDIP hampir semua perempuan dewasa terlibat dalam kegiatan menenun bahkan perempunan yang bisa menenun pertanda sudah dewasa dan siap menikah serta berkeluarga.

Maka sangat diperlukan adanya rancangan perda supaya menjaga pelestarian tenun ikat NTT agar tidak hilang, sekaligus bisa perkuat ekonomi perempuan penenun dan ekonomi keluarga.

Saat ini dunia semakin gencar mencari kain tenun NTT bahkan kain tenun NTT dijadikan fashion show oleh desainer ternama namun ditengan pencari tersebut masyarakat NTT ada dalam suasana kegelisahan karena banyak perempuan yang tidak tertarik untuk menenun. Ini sangat di sayangkan dan menjadi perhatian serius.

Untuk diketahui rancangan perda akan dibahas secara detail dalam rapat bersama komisi terkait yakni dalam 2 alternatif usulan bisa melalui Bapemperda atau komisi yang membidangi komisi produk rencangan perda dimaksud. (004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.