Hindari Hal Tak Diinginkan, Belasan Ribu Pendulang Terdata di FKM Dihimbau Tinggalkan Lokasi

Oasepapua.id– Sebanyak 16 ribu pendulang di area pembuangan limbah PT Freeport Indonesia (PTFI) terdata di Forum Komunitas Pendulang (FKP), dihimbau untuk meninggalkan lokasi dulang.

Hal ini diungkapkan Ketua FKP Simon Rahajaan seperti dilansir Seputar Papua Rabu (27/11).

Dijelaskannya belasan ribu pendulang tersebut tersebar dia area pendulangan sekitar mile 21 hingga mile 50 dihimbau untuk meninggalkan lokasi dulang jelang 1 Desember yang disebut sebagai HUT OPM.

Ajakan atau himbauan ini kata dia untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih aparat keamanan juga sudah mengeluarkan himbauan agar para pendulang segera meninggalkan lokasi dulang.

“Memang sebentar lagi perayaan Natal, dan para pendulang mencari agar bisa merayakannya. Tapi keselamatan itu penting. Jangan sampai sudah kejadian menyesal kebelakannya. Karenanya, kami imbau agar meninggalkan tempat pendulangan sampai situasi dirasa aman,” kata Simon

Sampai sekarang belum ada informasi sudah ada pendulang yang turun atau meninggalkan tempat pendulangan.

“Sabtu besok, kami akan turun langsung ke kali pendulangan. Dimulai darimana nanti kami pikirkan. Dan ini tujuannya untuk mengajak secara langsung, agar mereka sementara meninggalkan tempat pendulangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Dandim 1710 Mimika, Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan, terkait dengan informasi ancaman yang berkembang di masyarakat berhubungan dengan 1 Desember, pihaknya menghimbau kepada para pendulang untuk segera keluar dari lokasi pendulangan di sepanjang sungai pembuangan limbah PTFI.

“Walaupun ancaman belum nyata, tapi bisa dianggap indikasi yang perlu disikapi. Dan memang pendulang berharap tidak terjadi apa-apa di wilayah pendulangan. Tapi, himbauan ini disampaikan sebagai bentuk antisipasi dini,” kata Dandim di Makodim 1710 Mimika, Senin (11/11).

Dandim menjelaskan, wilayah pendulangan ini sangat banyak mulai dari Banti sampai ke Mile 38. Namun pihaknya mendapatkan informasi yang menjadi titik berat ancaman adalah di Mile 50 sampai 38.

Himbauan ini kata dia difokuskan untuk antisipasi 1 Desember nanti. Karena berkaca pada catatan sejarah atau pengalaman tahun lalu.

“Data yang ada, jumlah pendulang mencapai 16 ribu orang. Sehingga kalau pulang seketika, maka akan mempengaruhi aspek sosial. Dengan demikian, perlu langkah penanganan yang tidak hanya melibatkan TNI-Polri, tetapi juga Pemda dan paguyuban,” Tuntasnya. Sumber (Seputar Papua)(red004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.