Heli TNI MI-17 Ditemukan di Pegunungan Papua

Oasepapua.id Helikopter MI 17 milik TNI AD yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019 lalu akhirnya ditemukan, Senin (10/1/2020).

Heli itu ditemukan dalam kondisi hancur, di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, pukul 09.00 WIT.

Hal ini dibenarkan Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab ketika melihat langsung puing heli tersebut, ketika melakukan pencarian heli tersebut bersama Bupati Pegunungan Bintang, Constan Oktemka, dan Danrem 172/PWY Kolonel Inf Binsar Sianipar menggunakan helikopter AS 350 B2 milik Demonim Air.

“Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet,” kata Pandam melalui keterangan tertulis dari Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi, Senin malam.

Selanjutnya kata Letkol Budi,  tim akan ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. “Kemungkinan pengangkatan puing-puing itu akan dilakukan Selasa (11/2) karena cuaca di wilayah itu sering berubah dan tidak bersahabat,” katanya.

Sementara itu data yang dihimpun disebutkan, lokasi heli Mil Mi-17 dengan nomor registrasi 5138 itu berada pada posisi 04 derajad 38 menit 20,9 detik Lintang Selatan dan 140 derajad 17 menit 41,2 detik Bujur Timur pada ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut.

Helikopter buatan Mil Helicopter, Rusia, itu diketahaui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalion Infantri 725/WRG.

Personel pengawak Mil Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalion Infantri 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1//GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4). (004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.