Dokumen Pemekaran PBD Sudah Diterima Oleh Mendagri, Ini Kata Ketua Percepatan!

Oasepapua.id Dokumen atau berkas calon pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD) sudah diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri pada tanggal 4 Oktober kemarin di Jakarta. Namun Aturan sesuai amanat Undang-Undang tersebut sudah dipenuhi  tapi mengenai kapan ada  hasilnya, itu masih menunggu keputusan Presiden.

” Iya, pada hari Senin tanggal 4 November 2019, Saya bersama sejumlah tim percepatan mendatangi kantor Kemendagri, disambut baik oleh Mendagri Tito Karnavian dan di lakukan audiens terkait dengan Daerah Otonomi Baru (DOB) khususnya untuk Papua Barat Daya,” kata Wali Kota Sorong Lambertus Jitmau yang adalah Ketua percepatan PBD kepada wartawan di Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (7/11/2019) kemarin.

Wali Kota Sorong Bersama Tim Percepatan menemui dan menyerahkan Dokumen Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya.

Lamber menjelaskan bahwa, dalam audiens tersebut, pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen Papua Barat Daya dan juga petah wilayahnya serta aspirasi murni dari masyarakat kepada Mendagri.

“Menurut Mendagri, seluruh Daerah Otonomi baru di Indonesia ini masih dalam usulan. Dan belum disahkan, bukan seperti informasi yang sementara lagi tersebar ini bahwa ada daerah tertentu yang akan jadi.namun semuanya masih dalam proses usulan karena putusan terakhir itu ada di Presiden yakni pencabutan Moratorium,” kata Lambert seraya membenarkan pihaknya telah menyerahkan  dokumen dan diterima langsung oleh mendagri.

Wali Kota Sorong / Ketua Percepatan PBD,Lambert Jitmau, saat memberikan Keterangan Terkait Audiens Bersama Mendagri.

Selain itu, ditanya wartawan soal informasi adanya provinsi bari yang di sahkan, Jawab lamber, belum ada pengumuman resmi pemerintah tentang pemekaran daerah otonom baru ( DOB) di Papua mau pun di seluruh Indonesia. Jadi kalau ada yang bilang di Papua ada dua provinsi pemekaran baru yang sudah ditetapkan itu tidak benar hanya kini masih dalam tahap pengusulan.

Terkait perjuangan untuk  pemekaran daerah di Papua Barat Daya, itu tinggal menunggu  keputusan Presiden. Lamber berharap kepada seluruh masyarakat, agar bersabar menunggu keputusan atau pencabutan moratorium oleh Presiden karena dokumen PBD yang telah diserahkan Mendagri akan melanjutkannya ke Presiden dan dibahas bersama keseluruhan Daerah Otonomi Baru yang diusulkan lalu baru akan diputuskan..

” Kita punya mimpi dan ambisi ini sudah 13 tahun lalu agar hal ini terwujud dan semua merupakan aspirasi murni dari rakyat, namun harus melalu proses perjuangan. Pasalnya Kesuksesan tidak mungkin akan jatuh dari langit kalau tidak melalui proses perjuangan, Saya yakin Bapak Presiden akan punya jalan sendiri untuk menyetujui pemekaran ini, hanya kata Pak Mendagri Tito Karnavian “Hanya kita sama-sama Berdoa Kepada Tuhan agar apa yang diperjuangkan ini akan membuahkan hasil ” Tuntas Lambert seraya mengingatkan masyarakat agar tetap bersabar.(Pbe)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.