Di Aimas Polisi Ciduk Dua Pelajar Ingin Mesum, di Hp Tersimpan Video Porno

Oasepapua.id– Kedua sejoli yang berstatus pelajar di Aimas, Kabupaten Sorong diciduk Polisi Polres Sorong saat ingin melakukan adegan mesum di Kolam Pancing, Dian Abadi, di Kawasan Kontainer, Aimas, unit 2, Kamis kemarin.

Kadua pelajar yang sedang mabuk asmara sebut saja bunga (samaran) dan Putra (Samaran). Bunga adalah pelajar kelas 10 salah satu SMK Swasta di Distrik Aimas, Unit 2, Kabupaten Sorong sedang Putra adalah teman satu sekolah Bunga.

Saat diciduk kedua sejoli yang baru beranjak dewasa ini sudah setengah telanjang, Putra sudah melepaskan celana seragam sekolah yang dikenakan.

“Saat diciduk mereka sudah setengah telanjang, bahkan celana seragam sekolah yang dikenakan sudah terlepas”, jelas Brigadir Yuslan.

Saat tiba di kantor polisi kedua orang tua pelajar langsung di panggil agar perbuatan anak-anaknya diketahui. Hal ini mau menunjukan bahwa harus ada pengawan yang ekstra dari orang tua untuk anak-anak,

“Orang tua, bapak dan ibu harus awasi anak-anak yang mulai beranjak dewasa, apalagi anak perempuan. Kasihan kalau kalu seandainya tadi terjadi perbuatan yang tidak benar. Jika tadi tidak di lakukan pencegahan maka hubungan suami istri bisa terjadi” Kata Brigadir kepala Sonny Darmawan Bamin Ops Polres Sorong diruangan SPKT kepda orang tua mawar

Selanjutnya Brigadir Sonny mengatakan kepada orang tua putra bahwa dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian menemukan Hp putra banyak tersimpan Video porno dan mohon bimbingan dari orang tua untuk putra. Sedangkan untuk kedua sejoli membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan. Keduanya langsung di pulangkan bersama orang tua.

Kronologi kejadian.

Kedua sejoli berhasil diciduk pihak kepolisian Polres Sorong berdasarkan laporan dari pemilik Kolam pancing Dian Abadi HJ. Dian.

HJ. Dian yang mendapat laporan dari anak buah sempat sempat menghubungi kepala sekolah dan guru tempat kedua pelajar menimba ilmu namun gagal. Karena gagal, HJ. Dian lalu melaporkan ke piket jaga Polres Sorong.

Menurut HJ. Dian kedua pelajar tersebut masuk kedalam pondok tanpa ada laporan di penjaga bahkan kedua tanpa permisi menuju ke pondok. Biasanya jika ada orang yang ingin singah atau sekedar memancing untuk menghilangkan kejenuhan harus lapor di penjagaan dan bayar karcis masuk.

Lanjut HJ. Dian kedua pucuk yang masih tinggal bersama orang tua masing-masing ini bukan kali pertama masuk di kolam pancing ini.

Sebelumnya mereka pernah masuk sama seperti ini tanpa ada kata permisi. Kedua remaja yang baru kenal dua minggu ini sempat di tegur sebanyak 2 kali mengenai tingkah yang tidak sopan. Lebih sedihnya lagi ketika berada ditempat tersebut keduanya sempat memesan minum dan pulang tanpa dibayar dan tanpa pamit. Makanya ketika tahu kedua remaja yang menggunakan sepeda motor Aerox biru silver dengan nopol PB 3317 AH kembali mengunjungi kolam,  Dian langsung inisiatif menghubungi Polisi. (Teropomgnews/005)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.