Batasi Akses Internet di Papua, Laurenzus: Merugikan Banyak Pihak

Oasepapua.id– Laurenzus Kadepa, salah seorang Anggota DPR Papua menilai kebijakan membatasi akses internet di Papua dan Papua Barat dapat merugikan banyak pihak oleh karena itu, Laurenzus meminta Kemkominfo untuk menyudahi pembatasan akses internet di dua provinsi tersebut.

Di langsir dari Metro Merauke Laurenzus menilai demikian karena, dengan membatasi akses internet sangat merugikan masyarakat yang pekerjaannya berhubungan dengan internet dan menyenangkan pihak lain untuk menyebarkan informasi hoaks tentang situasi terkini di Papua.

“Membatasi akses internet di Papua bukan solusi yang tepat, Alasannya karena merugikan banyak pihak yakni pekerjaan yang menggunakan internet dan bisa mengaburkan situasi terkini di Papua oleh pihak lain dalam memberikan informasi hoaks”, Kata Laurenzu Kamis (22/8/2019).

Selain itu, lanjut Laurenzus dengan membatasi akses internet juga membuat masyarakat di Papua dan Papua Barat sulit mendapat informasi perkembangan sikap pemerintah pusat dan pihak terkait lainnya, dalam menyelesaikan masalah rasisme terhadap mahasiswa Papua.

Jika ingin mencegah informasi hoaks, Tambah Laurenzus kementerian mestinya mendeteksi akun media sosial atau situs tidak jelas, penyebar hoaks dan memblokirnya bukan membatasi akses internet.

Untuk diketahui Kemkominfo pembatasan akses Jaringan internet di papua dan papua barat kurang lebih selama 3 hari dengan alasan untuk mencegah beredarnya informasi hoaks (hoax). Upaya mencegah beredarnya informasi hoaks itu dilakukan pasca demo disejumlah kabupaten/kota di Papua dan Papua Barat yang mengecam persekusi, intimidasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang, Surabaya, dan Semarang (005)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.